Mou Jurnal Asalibuna

Asalibuna menjalin MoU dengan Perkumpulan Pengelola Jurnal Kajian Bahasa Arab (PPJKBA)
Asalibuna adalah jurnal kajian bahasa Arab dan pembelajaranya, yang diterbitkan oleh LPPM dan dikelola para dosen PBA IAIN Kediri. Asalibuna pertama kali terbit pada 2017, sebanyak dua kali terbitan selama satu tahun. Pada 13 Desember 2019, Asalibuna telah resmi terakreditasi Sinta 4 oleh kemenristekdikti. Langkah dinamis ini sangat meningkatkan antusiasme pengelolaan terbitan agar semakin baik dari edisi ke edisi, sehingga hal ini membuat para pengelola Asalibuna dapat berharap besar agar Asalibuna nantinya dapat menjadi jurnal internasional yang berkontribusi besar dalam perkembangan keilmuan bahasa Arab.


Pada 27 Juni 2020, Asalibuna menjalin MoU dengan Perkumpulan Pengelola Jurnal Kajian Bahasa Arab (PPJKBA). MoU ini adalah kesepakatan tentang penjaminan kualitas dan pendampingan jurnal, agar jurnal dapat selalu dinamis naik peringkat di Sinta hingga ke tingkat internasional. Beberapa orang yang terlibat dalam PPJKBA adalah para pengelola jurnal dengan reputasi sangat baik dari berbagai PTKIN, seperti Jurnal I’jaz Arabiy UIN Malang, Jurnal Arabyat UIN Jakarta, Jurnal Arabi IMLA, Jurnal Al Mahara UIN Yogyakarta, dll. Hal ini tentu menjadi sangat penting bagi kemajuan jurnal, karena arus informasi dan pendampingan dalam proses akreditasi jurnal memerlukan banyak sekali hal penting yang harus dikerjakan bersama-sama.(mos)


Klik di sini untuk melihat arsip MoU http://ppjkba.or.id/2020/06/27/jurnal-asalibuna-iain-kediri/

Sosialisasi dan Audiensi Mata Kuliah Pilihan Semester Ganjil 2020-2021

Program Studi Pendidikan Bahasa Arab melaksanakan kegiatan sosialisasi dan audiensi Mata Kuliah Pilihan kepada mahasiswa angkatan 2019 melalui daring menggunakan aplikasi google meet, Jumat (26/06/2020). Dalam kegiatan tersebut, Kaprodi Pendidikan Bahasa Arab, Dr. Yuyun Zunairoh, M.Pd menyampaikan tentang konsentrasi serta sebaran mata kuliah pilihan yang harus diambil oleh mahasiswa dari semester 3 hingga semester 7 adapun matakuliah tersebut adalah Kewirausahaan, Media Teknologi dan Terjemah.

Mahasiswa diharapkan dapat merencanakan dengan baik rencana studi yang akan mereka ambil nantinya saat masa KRS berlangsung dengan berkonsultasi dengan Wali Studi masing-masing. Selain itu Kaprodi PBA juga mendorong mahasiswa untuk meningkatkan cara belajar, karena mata kuliah pilihan menuntut mahasiswa belajar lebih keras agar mendapatkan hasil yang memuaskan.

Kaprodi PBA juga melanjutkan penjelasan tentang mata kuliah tersebut, Hal ini bertujuan agar mahasiswa dapat mengetahui topik yang dipelajari dan tertarik untuk mengambilnya meskipun MKP tersebut merupakan hal baru bagi mahasiswa. Kemudian dilaksanakan sesi tanya jawab antara mahasiswa dan dosen terkait MKP yang ingin dijelaskan lebih lanjut. (ebh)

Rapat Persiapan Perkuliahan Semester Ganjil 2020-2021

Dalam rangka menghadapi perkuliahan semester ganjil 2020/2021, Kamis 25 Juni 2020, Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) IAIN Kediri menyelenggarakan rapat persiapan perkuliahan menyikapi wacana perkuliahan secara daring bertempat di PP. Qur’anan Arabiyya. Acara ini dipimpin langsung oleh Kaprodi PBA Dr. Yuyun Zunairoh, M.Pd dan diikuti oleh seluruh dosen prodi PBA. Dalam rapat kali ini Kaprodi PBA menitik beratkan pembahasan tentang mata kuliah Tadris al-Arabiyyah al-Mukassaf (TAM) yang mana mata kuliah ini adalah mata kuliah yang wajib diikuti para mahasiswa baru prodi PBA. Agenda ini bebarengan juga dengan acara syukuran pembangunan lantai 2 PP. Qur’anan Arabiyya milik ustdz munjiyat, M.Pd.I salah satu dosen PBA. (ebh)

UJIAN SKRIPSI PRODI PBA DI MASA PANDEMI

Masih dalam masa pandemi dan penerapan new normal di kampus IAIN Kediri. Prodi PBA mengadakan ujian skripsi bagi para mahasiswa yang telah menyelesaikan tugas akhir, pada tanggal 24-26 Juni 2020. Ujian dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan: wajib mengenakan masker dan mencuci tangan sebelum memasuki ruangan bagi para penguji dan mahasiswa dan menjaga jarak duduk satu meter.
Ujian ini juga dilaksanakan secara daring bagi mahasiswa yang berada di luar kota Kediri, dengan memanfaatkan beberapa aplikasi meeting online seperti zoom bisnis dan google meet.