Selamat dan Sukses Kepada Ustadz Dr.Umar Faruq, M.Fil.I dan Ustdz Dr. Ahmad Rifa’i, M.Pd. atas diraihnya Gelar Doktor Pendidikan Bahasa Arab

Progam Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri kembali menambah jajaran pengajar berkualifikasi Strata 3 / Doktor. Ucapan selamat atas diraihnya gelar Doktor Pendidikan Bahasa Arab kepada Dr. Umar Faruq, S.Ag, M.Fil.I dan Dr. Ahmad Rifa’i, M.Pd.


Kajian yang diangkat oleh Dr. Umar Faruq, S.Ag, M.Fil.I dalam ujiannya yang dilaksanakan hari Rabu tanggal 6 Januari 2021 dalam disertasinya ialah dengan judul “تطوير المواد الدراسية بالنصوص الأصلية لتعليم القراءة في ضو المدخل البناي”. Dan Kajian yang diangkat oleh Dr. Ahmad Rifa’i, M.Pd dalam ujiannya yang dilaksanakan hari Rabu tanggal 13 Januari 2021 dalam disertasinya ialah dengan judul “تعليم النحو باستخدام كتاب المفتاح لأحمد إمام زرقاني والتسهيل لأحمد خليل (دراسة الحالة عن تعليم النحو في المدرسة المتوسطة الإسلامية الحكومية 1 كديري والمدرسة الثانوية الإسلامية الحكومية 1 تولونجاجونج”. Beliau berdua berhasil meraih gelar doktor bidang Pendidikan Bahasa Arab di Universitas Negeri Islam (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang.


Setelah Ujian Promosi Doktor ini, kini Dr. Umar Faruq, S.Ag, M.Fil.I dan Dr. Ahmad Rifa’i, M.Pd. berhak menyandang gelar Doktor, dan dengan dipromosikannya sebagai doktor dalam bidang Pendidikan Bahasa Arab (PBA) menambah daftar dosen-dosen dengan gelar doktor di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri, khususnya pada progam Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA).


Semoga dengan ilmu dan pengalaman akademik yang dimiliki dapat memperkuat pengembangan kelembagaan pendidikan tinggi khususnya di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri dan umumnya di negeri indonesia tercinta ini, kami juga berharap mudah-mudahan dapat memberikan pangajaran–pengajaran yang berkualitas kepada para mahasiswa dan dapat memberikan motivasi kepada para dosen dalam meraih gelar pendidikan yang lebih tinggi serta dapat mengamalkan ilmu pengetahuannya untuk kemajuan Pendidikan Bahasa Arab kedepannya. (MAR)

Pekan Arabi TAM 2020

Pekan Arabi TAM 2020 adalah Kegiatan yang berisikan perlombaan-perlombaan antar mahasiswa baru yang mengikuti mata kuliah Tadris Al Arabiyah Al Mukasaf atau biasa disingkat TAM.

Pekan Arabi TAM 2020 dilaksanakan pada hari Senin – Rabu, 21-23 Desember 2020 dalam rangka Memperingati Hari Bahasa Arab Dunia. Mahasiswa TAM yang terdiri dari lima kelas, wajib mengirimkan delegasi untuk setiap perlombaan dengan memastikan setiap mahasiswa mendapatkan jatah untuk ikut berpartisipasi, minimal dalam satu lomba. Dalam masa pandemi covid 19 ini, karena lomba dilaksanakan secara online maka Perlombaan TAM 2020, meliputi: 1) Qiroatus Syi’ir, 2) Qiroatul Akhbar, 3) Ghina’ Arabiy, 4) Taqdimul Qisshoh, 5) Khitobah dan 6) Qiroatul Kutub.

Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa, karena selain dapat menjadi suasana baru dalam pembelajaran, kegiatan ini tentu juga dapat meningkatkan keterampilan bahasa Arab mahasiswa dengan mempraktekkannya secara langsung. Pada akhirnya, diharapkan mereka akan siap menghadapi matakuliah-matakuliah PBA pada semester berikutnya.

Adapun yang menjadi Juara dalam Masing-masing lomba adalah sebagai berikut :


Musabaqah Qirāatu Al Syi’ir

  1. Binti Ma’ratul Muthongah (B)
  2. Winda Nur Fadillah (E)
  3. Hibatin Wafiroh (A)

Musabaqah Qirāatu Al Aķbār

  1. Angela Putri Anidhotul Rucha (A)
  2. M. Wahyu Alfarizki (D)
  3. Abdul Basith As Sakho’ (C)

Musabaqah Ghina’ Arabiy

  1. Aji Azhari Romadhon (E)
  2. Nova Nur Laili (B)
  3. Immaa Iyyaanal fitriyah (A)

Musabaqah Qirāatu Al Kutub

  1. Ahmad Rifa’i Riza (C)
  2. M. Imam Syafi’i (A)
  3. Shinta Dwi Putri (B)

Musabaqah Khitobah

  1. Vina Roisatul Muna (C)
  2. M. Hafidz Masyhuri (B)
  3. Wafiq Rahma Wulida (D)

Musabaqah Taqdīm Al Qishah

  1. M. Fikri al-Maliki (B)
  2. Erlina Rahma Pramudya Ningrum (E)
  3. Ardhiana Nur Fitria (A)

MoU Prodi PBA IAIN Kediri dengan Prodi PBA IAIN Salatiga

Senin, 07 Desember 2020, Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Tarbiyah IAIN Kediri menjalin kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Prodi Pendidikan Bahasa Arab FTIK IAIN Salatiga. Pada kesempatan itu, perwakilan dari PBA IAIN Kediri diwakili oleh Ketua Program Studi PBA Dr. Yuyun Zunairoh, M.Pd dan perwakilan PBA IAIN Salatiga diwakili oleh Dra. Ulfah Susilawati, M.Si. Penandatangan MoU ini sekaligus disaksikan oleh Drs. H. Moh Rois, M.A dan Hammam, Ph.D selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Fakultas Tarbiyah IAIN Kediri dan FTIK IAIN Salatiga, dan juga dosen-dosen dari perwakilan IAIN Kediri dan IAIN Salatiga. Harapan ke depannya, MoU ini dapat menambah jalinan kerja sama sesuai dengan tri darma perguruan tinggi, yakni: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. (ebh)

Webinar Terjemah dengan tema “Terjemah Praktis Dalam Era Digital”

Dalam rangka meningkatkan kualitas kemampuan tarjamah di lingkungan IAIN Kediri khususnya dan seluruh civitas akademika di Universitas Islam seluruh Indonesia, dan dalam rangka memasyarakatkan budaya terjemah di Indonesia, PBA IAIN Kediri Menggelar Webinar terjemah Bahasa Arab dengan tema, “Terjemah Praktis Dalam Era Digital” pada hari Senin, 30 November 2020 .

Dalam Webinar ini Hadir sebagai pembicara / Narasumber 3 pakar yang ahli di bidang terjamah, yaitu : Dr. Nasaruddin, M. Pd. dari UIN Sunan Ampel Surabaya, A. Makki Hasan, M. Pd. dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, dan Dr. Nurul Hanani, M.H.I. dari IAIN Kediri. Dan sebagai moderator Bagus Andrian Pramana yang merupakan Dosen IAIN Kediri.

Acara Webinar terjemah Bahasa Arab ini dibuka Oleh ketua Prodi Pendidikan Bahasa Arab IAIN Kediri, Dr. Yuyun Zunairah, M.Pd. dan dihadiri lebih dari 1000 peserta melalui platform zoom metting dan youtube yang berasal dari berbagai Perguruan Tinggi Islam di seluruh Indonesia. Dalam webinar ini banyak dibahas problematika penerjemahan dan segala sesuatu yang berkaitan dengan dunia terjemah.

Dalam Sambutannya, ketuaProdi Pendidikan Bahasa Arab IAIN Kediri, Dr. Yuyun Zunairah, M.Pd. menyatakan bahwa Fakultas Tarbiyah sangat mensuport acara webinar ini sebagai wujud nyata memasyarakatkan budaya tarjamah dan menerbitkan penerjemah-penerjemah muda dari kalangan Perguruan Tinggi Islam khususnya IAIN Kediri, serta menyampaikan ucapan terimakasih kepada para pembicara dan peserta yang meluangkan waktunya untuk ikut berpartisipasi dalam acara yang bertujuan untuk memasyarakatkan Penerjemah ini.

Dr. Nasaruddin, M.Pd. menyampaikan tema dalam materinya “uslub fungsional academic writing (uslub Indonesia ke Arab)”, dalam penjelasannya beliau menyampaikan bahwa terjemah itu adalah menyampaikan pesan penulis kepada pembaca dengan bahasa lain. Diperlukan bukan sekedar keterampilan berbahasa, tapi juga wawasan keilmuan yang berkaitan dengan penterjemahan. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan hasil penerjemahan yang baik dan benar sesuai dengan keinginan penulis dari buku yang diterjemahkan tersebut.

A. Makki Hasan, M.Pd. menyampaikan tema dalam materinya “memilih aplikasi terjemah Indonesia-Arab; Arab-Indonesia”, beliau menyampaikan banyak materi terjemah terkait aplikasi apa saja yang baik digunakan dalam membantu menerjemah, baik dari Indonesia ke Arab atau sebaliknya. Aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan dan cara untuk meminimalisis kesalahan dalam menerjemahkan.

Selanjutnya Dr. Nurul Hanani, M.H.I. menyampaikan tema dalam materinya “terjemah jitu Arab-Indonesia; problematika dan strateginya”, beliau mengemukakan beberapa problematika dalam penerjemahan dan beberapa solusinya. menyampaikan bahwa terjemah itu adalah transfer of Knowledge. Yakni dari penulis kepada pembaca dengan bahasa yang berbeda. Oleh karena ketika menerjemahkan sebuah konten harus dipahami betul maksud dan tujuan penulis agar tidak salah diterjemahkan dengan bahasa selain bahasa penulis aslinya. Selain penerjemah membaca buku yang diterjemahkan, maka penerjemah harus juga membaca buku buku lain karya penulis tersebut. (mar)

Webinar Pembelajaran dengan tema “PPL Di Masa Kenormalan Baru: Strategi Dan Adaptasi”

Pada masa pandemi Covid-19 ini, pendidikan jarak jauh merupakan solusi terbaik dalam penerapan sistem belajar-mengajar. Perkembangan teknologi saat ini juga sangat mendukung untuk penyelenggaraan pendidikan jarak jauh. Pada saat pandemi Covid-19 ini, kita menyadari bahwa pendidikan jarak jauh memiliki makna yang luar biasa. Dengan melihat akan pentingnya pelaksanaan pembelajaran jarak jauh di era new normal dan pentingnya penguasaan pengajar akan konsep, strategi, dan adaptasi dalam mengahadapinya, maka Program Studi pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri menggelar Webinar yang bertemakan “PPL di masa kenormalan baru: strategi dan adaptasi” pada Jum’at, 27 November 2020 jam 08.30-11.00  lewat platform zoom meeting.

Webinar ini menghadirkan tiga orang pakar di bidangnya yang mengupas bagaimana tantangan,  strategi, dan adaptasi dalam mengajar di era new normal. ketiga narasumber tersebut adalah Singih Kuswardono, MA, Ph.D. selaku Kordinator Prodi Pendidikan Bahasa Arab di (UNNES) Universitas Negeri Semarang, Dr. Nurul Wahdah, M.Pd. selaku Wakil Dekan 1 Institut Agama Islam Negeri (IAIN)  Palangkaraya,  Dr. Yuyun Zunairoh, M.Pd. selaku ketua prodi Pendidikan Bahasa Arab di Institut Agama Islam Negeri (IAIN)  Kediri, dengan dimoderatori oleh ustadz Munjiyat, M.pd. Selaku dosen Pendidikan Bahasa Arab IAIN Kediri.

Tujuan diselenggarakan webinar ini adalah, sebagai sumbangsih kepada dunia pendidikan, bagaimana model pembelajaran yang tepat untuk dilakukan pada saat New Normal ini, apakah sudah tepat model pembelajaran yang diterapkan selama ini, karena sebuah Pendidikan akan berhasil jika 3 aspek dalam Pendidikan itu tercapai, yaitu pembentukan Knowlegde, Psikomotor (Ketrampilan), dan aspek Atitude (Ahlak/Karakter) apakah ke 3 aspek ini akan bisa dicapai.

Webinar ini dibuka oleh Dekan Fakultas Tarbiyah Dr. H. Ali Anwar, M.Ag. Beliau menyampaikan bahwa pandemi covid ini telah mempengaruhi berbagai sektor termasuk sektor pendidikan. Berdasarkan hasil survey, diperoleh hasil bahwa ternyata kita belum siap menghadapi pembelajaran daring seperti apa yang diharapkan. Terutama pembelajaran yang berkenaan dengan pembentukan karakter, seperti pembelajaran akhlak dan lain-lain  yang tidak mudah dilakukan di era new normal ini. Webinar ini diharapkan dapat memberikan saran dan masukan bagi para pengajar, baik guru, dosen, dan pengajarar lainnya untuk mempersiapkan bagaimana cara pembelajaran di era new normal.

Mendapat kesempatan pertama dalam penyampaian materi, Bapak Singih Kuswardono, MA, Ph.D. menyampaikan materinya dengan tema “strategi pengajaran dan pengelolaan kelas jarak jauh”, beliau menyampaikan bahwa  berdasarkan keputusan bersama menteri, kebijakan pembelajaran secara tatap muka hanya dapat dijalankan oleh daerah yang termasuk ke dalam zona hijau dan mendapatkan rekomendasi dari gugus covid di daerah tersebut. Beliau juga menyampaikan beberapa tantangan dan hambatan dalam perkuliahan secara daring seperti tidak semua daerah memiliki kualitas internet yang memadai, ketidaksiapan guru dalam menghadapi pembelajaran daring, hingga keterbatasan peserta didik dalam menyediakan paket internet. Selain itu peran orang tua juga sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran daring ini.

Pemateri selanjutnya, Dr. Nurul Wahdah, M.Pd. menyampaikan materinya dengan tema “memilih aplikasi pembelajaran ketrampilan/unsur bahasa” Beliau memaparkan tentang gagasan untuk pembelajaran daring  yakni keharusan menanamkan pola pikir baru, harus ada regulasi yang baik tentang pembelajaran jarak jauh dan sifat adaptif dari guru atau pendidik. Beberapa alternative platform dapat digunakan dalam pembelajaran daring seperti Piaza, Google Classroom, Moodle, dan Whatsapp. Masing-masing platform ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing sehingga diharapkan pendidik mampu mengkombinasikan penggunaan platform tersebut dalam proses belajar. Di akhir materi, Dr. Nurul Wahdah, M.Pd. menyampaikan informasi bahwa siapapun yang ingin belajar dan dibimbing oleh beliau tentang aplikasi dalam pembelajaran bisa belajar langsung dengan beliau.

Selanjutnya sebagai pemateri terakhir, Dr. Yuyun Zunairoh, M.Pd. menyampaikan materi dengan judul yang cukup menarik yaitu “Aplikasi evaluasi dan penugasanpembelajaran Bahasa Arab”. Banyak kesalahpahaman pendidik dalam memahami fenomena pembelajaran daring. Beliau menjelaskan bagaimana pembelajaran daring yang seharusnya dilakukan. Salah satunya adalah dengan menitikberatkan pada proses bukan hasil. Cara mendapatkan jawaban dari suatu masalah lebih penting daripada jawaban yang diperoleh. Beberapa laternatif solusi juga beliau berikan yaitu guru harus rela memberikan pembelajaran yang berkesinambungan, perlu adanya target kurikulum yang perlu jelas, perlunya semangat dan motivasi yang mana jarang didapatkan oleh guru serta adanya kontak langsung peserta didik dengan objek sains. Diakhir penyampaian, beliau menjelaskan tentang cara penilaian secara subjektif, yang mana banyak dari kalangan pengajar yang seenaknya dalam memberikan nilai, karena kurangnya metode yang digunakan dalam penilaian secara subjektif.

Sebagai penutup, ustadz Munjiyat, M.Pd. selaku moderator menyampaikan bahwa dalam kondisi kini kita dihadapkan pada pilihan apakah kita ingin menjadi pemenang atau menjadi orang yang kalah. Kita boleh takut dengan covid namun hal ini tidak boleh menyurutkan pendidikan anak-anak kita. Mari bersama kita meningkatkan fasilitas saranan dan prasarana sehingga proses pembelajaran daring ini menjadi lebih efektif. (MAR)

Pengembangan Kurikulum KKNI Prodi Pendidikan Bahasa Arab: “Redesain Kurikulum mengacu KKNI dan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka”

Kegiatan ini mengusung tema: Redesain Kurikulum Prodi Pendidikan Bahasa Arab Mengacu KKNI dan Kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari, pada tanggal 13 – 15 Oktober 2020 dan mengadakan RDK bersama seluruh dosen PBA, stakeholder, perwakilan alumni, dan pejabat eselon di IAIN kediri.

Pada hari pertama seluruh dosen PBA mengikuti webinar yang diselenggarakan oleh Fakultas Tarbiyah IAIN Kediri, dengan narasumber Prof. Sutrisno (UIN Yogyakarta) dan Dr. Agus Maimun (UIN Malang), guna memperoleh tambahan informasi terkait kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang relatif masih baru dan belum banyak diketahui detailnya saat itu.

Pada hari kedua, para dosen PBA melakukan peninjauan kembali terhadap kurikulum PBA secara internal, guna menemukan poin-poin yang perlu direvisi dan disesuaikan dengan KKNI dan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. Seluruh struktur kurikulum dikupas mulai dari Visi-Misi hingga pada sebaran matakuliah.

Pada hari ketiga, diadakan RDK yang mengundang para stakeholder, alumni dan dekanat. Selain itu, diundang pula Dr. Mamluatul Hasanah, M.Pd. kaprodi UIN Malang sebagai narasumber dan memberikan seminar atau brainstorming terkait pengalamannya di UIN Malang yang terlebih dahulu telah menyelesaikan konsep kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. Kegiatan pada hari  ketiga ini menggunakan format workshop dan menghasilkan output berupa kurikulum yang telah direvisi. Namun, karena kegiatan ini bukanlah kegiatan yang sederhana, mengingat muatan dan outputnya yang berkaitan dengan kurikulum Prodi PBA, sehingga tidak dapat diselesaikan dalam sekali kerja. Seluruh tim dan dosen beberapa kali melaksanakan rapat terkait penyusunan kurikulum ini guna menyesuaikannya dengan konsep KKNI dan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. [mos]

Webinar Penelitian dengan tema “Penelitian Pendidikan Bahasa Arab di Masa Pandemi”

Berangkat dari kegelisahan para mahasiswa yang akan menyusun Proposal Skripsi dalam melaksanakan penelitian Pendidikan Bahasa Arab di era Pandemi dan New Normal, maka Prodi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAIN Kediri mengadakan kegiatan Webinar bertajuk “Penelitian Pendidikan Bahasa Arab di Masa Pandemi”. Kegiatan ini diwajibkan bagi mahasiswa semester 7 Prodi PBA IAIN Kediri, dan dihadiri juga oleh peserta dari umum, dengan jumlah peserta sebanyak 92 orang dalam flatform Google Meet. Kegiatan berlangsung pada hari Jumat, 04 September 2020 mulai jam 13.00 WIB.

Ustdz Ahmad Sholehuddin, M.Pd Dosen Metodologi Penelitian sebagai pembicara pertama mengupas substansi dan metodologi penelitian pembelajaran di era normalitas baru. Ustdz Khoiru Nidak, M.Pd Kepala Markaz Ta’alum Al- Dzaty (SAC) sebagai pembicara kedua menyampaikan orientasi dan peluang inovasi dalam penelitian pendidikan bahasa Arab di era new normal. Sedangkan Ustdz Moh. Sholeh Afyudin, M.Pd Editor in Chief Jurnal Asalibuna Menjelaskan tentang penggunaan referensi berbasis digital sebagai daftar pustaka di masa pandemi.

Acara ini dibuka oleh Ketua Prodi PBA IAIN Kediri Dr. Yuyun Zunairoh, M.Pd dalam sambutannya beliau berpesan, walaupun di masa pandemi penelitian tentang pendidikan bahasa arab masih tetap bisa dilakukan dengan menggunakan strategi dan inovasi yang sesuai, Semoga kehadiran webinar ini memberikan spirit baru dalam melakukan penelitian di bidang Pendidikan Bahasa Arab terkhusus di Era New Normal ini. (ebh)

Mou Jurnal Asalibuna

Asalibuna menjalin MoU dengan Perkumpulan Pengelola Jurnal Kajian Bahasa Arab (PPJKBA)
Asalibuna adalah jurnal kajian bahasa Arab dan pembelajaranya, yang diterbitkan oleh LPPM dan dikelola para dosen PBA IAIN Kediri. Asalibuna pertama kali terbit pada 2017, sebanyak dua kali terbitan selama satu tahun. Pada 13 Desember 2019, Asalibuna telah resmi terakreditasi Sinta 4 oleh kemenristekdikti. Langkah dinamis ini sangat meningkatkan antusiasme pengelolaan terbitan agar semakin baik dari edisi ke edisi, sehingga hal ini membuat para pengelola Asalibuna dapat berharap besar agar Asalibuna nantinya dapat menjadi jurnal internasional yang berkontribusi besar dalam perkembangan keilmuan bahasa Arab.


Pada 27 Juni 2020, Asalibuna menjalin MoU dengan Perkumpulan Pengelola Jurnal Kajian Bahasa Arab (PPJKBA). MoU ini adalah kesepakatan tentang penjaminan kualitas dan pendampingan jurnal, agar jurnal dapat selalu dinamis naik peringkat di Sinta hingga ke tingkat internasional. Beberapa orang yang terlibat dalam PPJKBA adalah para pengelola jurnal dengan reputasi sangat baik dari berbagai PTKIN, seperti Jurnal I’jaz Arabiy UIN Malang, Jurnal Arabyat UIN Jakarta, Jurnal Arabi IMLA, Jurnal Al Mahara UIN Yogyakarta, dll. Hal ini tentu menjadi sangat penting bagi kemajuan jurnal, karena arus informasi dan pendampingan dalam proses akreditasi jurnal memerlukan banyak sekali hal penting yang harus dikerjakan bersama-sama.(mos)


Klik di sini untuk melihat arsip MoU http://ppjkba.or.id/2020/06/27/jurnal-asalibuna-iain-kediri/

Sosialisasi dan Audiensi Mata Kuliah Pilihan Semester Ganjil 2020-2021

Program Studi Pendidikan Bahasa Arab melaksanakan kegiatan sosialisasi dan audiensi Mata Kuliah Pilihan kepada mahasiswa angkatan 2019 melalui daring menggunakan aplikasi google meet, Jumat (26/06/2020). Dalam kegiatan tersebut, Kaprodi Pendidikan Bahasa Arab, Dr. Yuyun Zunairoh, M.Pd menyampaikan tentang konsentrasi serta sebaran mata kuliah pilihan yang harus diambil oleh mahasiswa dari semester 3 hingga semester 7 adapun matakuliah tersebut adalah Kewirausahaan, Media Teknologi dan Terjemah.

Mahasiswa diharapkan dapat merencanakan dengan baik rencana studi yang akan mereka ambil nantinya saat masa KRS berlangsung dengan berkonsultasi dengan Wali Studi masing-masing. Selain itu Kaprodi PBA juga mendorong mahasiswa untuk meningkatkan cara belajar, karena mata kuliah pilihan menuntut mahasiswa belajar lebih keras agar mendapatkan hasil yang memuaskan.

Kaprodi PBA juga melanjutkan penjelasan tentang mata kuliah tersebut, Hal ini bertujuan agar mahasiswa dapat mengetahui topik yang dipelajari dan tertarik untuk mengambilnya meskipun MKP tersebut merupakan hal baru bagi mahasiswa. Kemudian dilaksanakan sesi tanya jawab antara mahasiswa dan dosen terkait MKP yang ingin dijelaskan lebih lanjut. (ebh)

Rapat Persiapan Perkuliahan Semester Ganjil 2020-2021

Dalam rangka menghadapi perkuliahan semester ganjil 2020/2021, Kamis 25 Juni 2020, Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) IAIN Kediri menyelenggarakan rapat persiapan perkuliahan menyikapi wacana perkuliahan secara daring bertempat di PP. Qur’anan Arabiyya. Acara ini dipimpin langsung oleh Kaprodi PBA Dr. Yuyun Zunairoh, M.Pd dan diikuti oleh seluruh dosen prodi PBA. Dalam rapat kali ini Kaprodi PBA menitik beratkan pembahasan tentang mata kuliah Tadris al-Arabiyyah al-Mukassaf (TAM) yang mana mata kuliah ini adalah mata kuliah yang wajib diikuti para mahasiswa baru prodi PBA. Agenda ini bebarengan juga dengan acara syukuran pembangunan lantai 2 PP. Qur’anan Arabiyya milik ustdz munjiyat, M.Pd.I salah satu dosen PBA. (ebh)